Newton Berbagi - Saat
ini kita menkonsumsi energi dalam jumlah yang sangat besar. Energi ini sebagian
besar diperoleh dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, batu alam, batu
bara) ada kekhawatiran bahwa peningkatan komsumsi energi ini tidak sebanding
dengan ditemukannya sumber-sumber energi yang baru. Oleh karena itu, kita harus
menemukan cara yang lebih efisien dalam menggunakan sumber-sumber yang ada.
Penggunaan energi secara efisien harus konsisten dengan hukum-hukum alam,
seperti hukum kekekalan energi.
Hukum pertama termodinamika adalah bentuk lain dari hukum kekekalan energi yang
diaplikasikan pada perubahan energi dalam yang dialami oleh suatu sistem. Sistem didefinisikan sebagai sejumlah
zat dalam suatu wadah, yang menjadi pusat perhatian kita untuk dianalisis.
Segala sesuatu di luat sistem disesbut lingkungan.
Sistem dipisahkan dari lingkungan oleh suatu batas sistem
Batas ini biasa tetap atau bergerak, misalnya pengisapan.
Pengertian
Usaha, Kalor, dan Energi
a.
Pengertian
Usaha dan Kalor
Dalam
Bab 4 Anda telah mempelajari tentang usaha dan energi. Anda harus dapat
membedakan antara usaha dan energi. Usaha yang dilakukan pada (atau oleh) sistem
adalah ukuran energi yang dipindahkan dari sistem ke lingkungan atau
sebaliknya. Sedangkan energi mekanik (kinetik atau potensial) sistem adalah energi
yang dimiliki sistem akibat gerak dan koordinat kedudukannya. Dengan demikian,
ketika anda melakukan usaha pada suatu sistem, energi dipindahkan dari diri
anda ke sistem. Adalah istilah yang salah konsep jika anda menyatakan tentang
usaha sebuah sistem. Istilah yang benar adalah mengatakan bahwa usaha
dikerjakan pada ( atau oleh) sebuah sistem.
Di
kelas X anda telah mempelajari tentang kalor. Anda juga harus dapat membedakan
antara kalor dan energi. Kalor mirip seperti usaha, yaitu hanya muncul jika
terjadi perpindahan energi antara sistem dan lingkungan. Kalor muncul ketika energi
dipindahkan akibat adanya perbedaan suhu atau perubahan wujud zat. Jadi,
istilah kalor sebenarnya kurang
tepat; yang tepat adalah aliran kalor.
b.
Pengertian
Energi Dalam
Ketika
suatu benda sedang bergerak, benda tersebut memiliki energi kinetik dan
berdasarkan energi kinetik ini benda dapat melakukan usaha. Serupa dengan itu,
benda yang berada pada ketinggian tertentu dari suatu acuan memiliki energi
potensial dan berdasarkan energi potensial ini benda juga dapat melakukan
usaha. Kedua macam energi ini disebut energi
luar (external energi)
Sebagai
tambahan terhadap energi luar ini, setiap benda memiliki energi yang tidak
tampak dari luar. Energi ini disebut energi
dalam. Energi dalam berhubungan dengan aspek mikroskopik zat. Kita ketahui bahwa setiap zat terdiri dari
atom-atom atau molekul-molekul yang bergerak terus-menerus. Dari gerakan ini,
zat memiliki energi kinetik. Antara molekul-molekul zat juga terdapat gaya yang
disebut gaya antarmolekul. Karena
gaya antarmolekul ini, molekul-molekul memiliki energi potensial. Jumlah energi
kinetik dan energi potensial yang berhubungan dengan atom-atom atau
molekul-molekul zat disebut energi dalam.
Untuk gas ideal, gaya antarmolekul dapat diabaikan, sehinggga energi
potensial molekul-molekul adalah nol. Dengan demikian, energi dalam hanyalah total energi kinetik dari seluruh molekul.
Energi dalam
adalah suatu sifat mikroskopik zat, sehingga tidak dapat diukur secara
langsung. Yang dapat diukur secara tidak langsung adalah perubahan energi dalam
(notasi ), yaitu ketika sistem
berubah dari keadaan awal (diberi indeks 1) ke keadaan akhir (diberi indeks 2)
Title : Hukum Pertama Termodinamika | Newton Berbagi
Description : Newton Berbagi - Saat ini kita menkonsumsi energi dalam jumlah yang sangat besar. Energi ini sebagian besar diperoleh dari pembakaran baha...